Uc Banner

Ingin Punya Tubuh Ideal Dan Sehat? Begini Diet Ala Istri Rasulullah SAW

RadarIslam.com ~ Sebenarnya, diet merupakan cara kita mengatur pola makan sesuai dengan kebutuhan tubuh. Maka dari itu, untuk sahabat yang merasa underweight juga perlu untuk menjalani diet! Namun, tentunya dengan cara yang berbeda dengan yang overweight, ya.


Seperti Nita, hijaber yang juga seorang praktisi kesehatan ini tengah menjalani diet. Tergolong underweight, Nita menjalani diet sehat ala Aisyah, istri Rasulullah SAW.

Seperti apa? 
Ini ulasan lengkapnya!

Hai semua…
Saat ini aku sedang diet…
Langsung deh pada komentar, “Ya ampun udah sekurus ini ngapain diet?”
Wew, diet itu kan pengaturan pola makan, dear.
Gak cuma yang berat badannya berlebih saja yang butuh diet, yang berat badannya normal pun butuh diet, apalagi yang kurus seperti aku ini?


Karena satu dan lain hal, nafsu makanku sempat menurun drastis dan semenjak itu perutku gak bisa menampung banyak makanan. Makan sedikit cepet banget kenyangnya, dipaksa makan banyak pun mual. Tandanya lambungku kecil dan lemah sehingga perlu dikuatkan.
Cara untuk menguatkan lambung dengan makan makanan manis, kurma adalah makanan terbaik untuk menguatkan lambung. Buktinya bayi yang baru lahir ditahnik menggunakan kurma (menyiapkan lambung untuk menerima makanan pertama kali) dan saat buka puasa dianjurkan untuk memakan kurma.

Kurma baik untuk diet orang yang ingin menggemukkan badannya jika dikombinasikan dengan mentimun seperti yang dikatakan Aisyah berikut ini…
Mereka berusah membuat saya menjadi gemuk dengan berbagai macam makanan, tetapi tidak berhasil. Ketika mereka berusaha membuat saya gemuk dengan mentimun dan kurma, saya pun menjadi gemuk

Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam juga menyantap kurma dengan mentimun seperti dalam riwayat Shahih Al-Bukhari dan Muslim dari Abdullah bin Ja’far bahwa ia menceritakan:
Aku pernah melihat Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam menyantap kurma dan mentimun

Sifat Kurma
  • Kurma bersifat panas pada tingkatan ke-dua.
  • Dapat memperkuat lambung yang bersuhu dingin sehingga terasa nyaman.
  • Menambah karbohidrat.
  • Kurma cepat berubah baunya.
  • Membuat haus.
  • Mengotori darah.
  • Menimbulkan sumbatan serta rasa sakit pada kandung kemih.
  • Membahayakan gigi.
Sifat mentimun
  • Mentimun bersifat dingin pada tingkatan ke-dua.
  • Dapat meredam rasa haus.
  • Menambah stamina.
  • Menambah aroma karena ada unsur wangi di dalamnya.
  • Bisa meredam panas pada lambung yang meradang.
  • Bila dijemur dan ditumbuk halus, lalu diperas airnya dan diminum, bisa menghilangkan dahaga.
  • Memperlancar buang air kecil serta menghilangkan rasa sakit pada kandung kemih.
  • Bila ditumbuk dan disaring kemudian digosokkan ke gigi, bisa membersihkan plak gigi.
Alasan kurma perlu dikombinasikan dengan mentimun….

Kurma bersifat panas dan mentimun bersifat dingin, masing-masing bisa memperbaiki kekurangan pada buah lainnya, bisa menghilangkan bahayanya dan dapat mengatasi temperatur atau sifat yang berlawanan dengannya.

Di dalam thibbun nabawi ada prinsip keseimbangan, salah satunya dengan menyeimbangkan bahan makanan. Makanan yang panas digabung dengan yang dingin, efek samping makanan yang satu dinetralisir oleh makanan yang lain. Dengan begitu makanan bisa memberikan manfaat optimalnya dalam menjaga kesehatan tubuh, meningkatkan stamina, dan pertumbuhan badan.

Bagaimana rasanya??

Kombinasi kurma dan mentimun bisa dibuat menjadi jus atau dimakan langsung. Berhubung aku super malas untuk membuat jus (plus ngebersihin blendernya) dan ada kontroversi panasnya putaran pisau blender bisa merusak bahan makanan, aku memilih untuk makan langsung saja. Ganti-gantian. Surprisingly, rasanya enak! Favoritku adalah saat habis mengunyah kurma lalu lanjut mengunyah mentimun, ada rasa manis dan segar.
Untuk sarapan pagi aku siapkan 7 butir kurma dan satu buah mentimun yang dipotong-potong. Jenis kurmanya aku lupa yang pasti aku request ke penjualnya kurma yang banyak dagingnya. Untuk mentimun aku beli yang organik biar gaya aja.

Makan kurma dan mentimun ini baru kulakukan beberapa hari ini saja, untuk menambah berat badan kayaknya belum ngaruh. Efek kenyangnya ternyata cukup lama dan perut rasanya nyaman (perutku suka rewel kalau aku sarapan pagi pakai nasi dan lauk). Untuk stamina, aku merasa lebih berenergi dan saat harus beraktivitas gak segampang capek bisanya.


Ditulis oleh Nita (jnynita.com)
Sumber
: Metode pengobatan Nabi Shallallahu alaihi wassalam, bab: Petunjuk Nabi Shallallahu alaihi wassalam untuk mencegah bahaya makanan dan buah-buahan serta kiat menghindari efek sampingnya dan memaksimalkan khasiatnya (120–121). Penulis: Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah.
Sukai Artikel ini

Share This !

Baca Juga :