Uc Banner

Hamid, Oh Hamid..! - Kisah Yang Tak Terduga

Radarislam.com ~ Suatu ketika, ada seorang anak bernama Hamid. Dia sekolah di desa terpencil di Marokko. Teman-teman dan gurunya sangat membenci Hamid karena dia sangat  bodoh, karena itu Guru Hamid ini selalu teriak kepada dia, “Hamid, Kamu buat saya gila!!”

Suatu saat, ibunya datang ke sekolah untuk memeriksa sendiri apa yang dilakukan oleh Hamid selama di sekolah. Gurunya menceritakan pada ibu Hamid bahwa anaknya selalu mendapatkan nilai jelek dan si guru bahkan bilang kalau dia tidak pernah menemui anak sebodoh Hamid. Ia juga sering berbuat hal-hal yang konyol. Sebagai ibu, Ibu Hamid tidak terima anaknya dikatakan dan diperlakukan seperti itu. Akhirnya, ibu Hamid meminta anaknya dikeluarkan dari sekolah itu dan Hamid diajak pindah ke kota yang lain.

Waktu pun berlalu. Cuaca berubah, musim pun terus berganti. Daun-daun yang gugur kini kembali bersemi. Dan manusia mulai menemukan jalan hidup dan nasibnya sendiri-sendiri...

25 tahun kemudian, guru Hamid itu terkena serangan jantung dan dokter yang merawatnya memberikan saran agar dia melakukan operasi di dokter spesialis bedah jantung. Tidak ada jalan yang lain. Operasi akhirnya dilakukan dan berakhir dengan sukses.

Setelah operasi, guru itu membuka mata dan melihat seorang dokter sangat tampan tengah tersenyum padanya. Dia ingin mengucapkan sesuatu pada dokter tapi tak bisa bicara karena masih terpengaruh obat bius. Beberapa saat kemudian, sang guru kelihatan sangat panik dan menggerak-gerakan kepalanya, tubuhnya dan wajahnya mulai membiru. Dia mengangkat tangannya seolah memberi isyarat atau memberitahu sesuatu kepada dokter itu.

Sayang... Semuanya sudah terlambat, belum sempat satu kata terucap, si guru akhirnya meninggal dunia.

Dokter itu terkejut dan mencari tahu apa yang sedang terjadi. Dia membalikkan badan dan kaget melihat si Hamid yang merupakan Cleaning Service di Rumah Sakit itu mencabut colokan listrik alat bantu pernafasan dan diganti dengan colokan listrik vacum cleanernya.

Cerita ini hanyalah humor fiktif belaka. Tapi bisa juga digunakan untuk mengetes kejujuran sendiri. Kalau anda tadi berpikir bahwa dokter itu adalah Hamid. Mungkin anda tipe orang yang suka berhayal. Anda terlalu banyak menonton sinetron atau film India, atau bisa jadi mungkin terlalu sering datang ke seminar motivasi dan dibuai harapan-harapan semu. Hayo ngaku aja! Hehe...

Tapi jangan kuatir, karena sesungguhnya anda termasuk orang yang suka berprasangka baik.
Bagi yang tidak berfikir Hamid dokternya, selamat! Anda sangat realistis memandang hidup.(*)

Baca Juga :
- Waspada! Tahu Goreng Bulat Ternyata Tidak Menyehatkan
-
Hukum Mencabut Uban Dalam Islam Dan Kajian Menurut Medis

Sumber: facebook ayah edy wiyono
Sukai Artikel ini

Share This !

Baca Juga :