Uc Banner

Subhanallah, Anak Pendeta ini Putuskan Masuk Islam Dan Jadi Penghafal Alquran

Radarislam.com ~ Hidayah merupakan karunia yang diberikan oleh Allah bagi seseorang yang dikehendakiNya. Sebagai manusia, seseorang wajib menjemput hidayah tersebut. Inilah yang terjadi pada Jafar. Anak ini telah mendapatkan hidayah dari Allah SWT. Dalam usianya yang masih muda, dia telah memeluk agama Islam. Padahal Ibunya sendiri merupakan pendeta alumni sekolah ortodoks yerussalem, Palestina.

Jafar mempunyai koleksi kitab Injil tahun 1958. Dia adalah anak yang sangat rajin membaca, mengkaji kitab dan mengoleksi aneka macam buku. Saat dia kelas 1-6 SD, dia mengkaji kitab khusus oleh pendeta dan ibunya sendiri. Dia juga sangat fasih memaparkan falsafah yang berkaitan dengan trinitas, lengkap dengan ayat-ayatnya.

Jafar berasal dari keluarga yang berbeda agama. Ayahnya Muslim, ibunya Nasrani dan menjadi pendeta. Ayahnya meninggal tahun 2008. Setelah itu ibunya menikah lagi.

Ia masuk Islam saat pernikahan tantenya, namun dia lupa waktu persisnya. Sekarang Jafar dibesarkan oleh neneknya, Suryani, yang tinggal di Makassar, Sulawesi Selatan

Berita menyenangkan ini pertama diupload oleh akun bernama Ismawan AS di media sosial. Informasi tersebut mendapatkan respon dari para netizen.

Sekarang, Jafar adalah penghafal Al Quran. Selama tiga tahun, dia konsentrasi mengkaji Al Quran. Sekarang ini, dia sudah sampai 20 juz hafalannya. Dia tetap menyayangi ibunya. Anak yang berasal dari Tana Toraja ini, sekarang bersekolah di Sekolah Penghafal Darul Istiqamah, Maros.

Jafar masuk pesantren untuk menambah wawasan keilmuan Islam, mempelajari berbagai kitab ulama dan mendalami Al-Qur’an serta ingin menjadi ulama.

Selama masuk pesantren, dia hanya dua kali pulang kampung. Dia pulang pada 2013 dan 2014.
Jika bertemu dengan ibunya yang pendeta, Jafar mengaku biasa-biasa saja. Setiap kali bertemu, ibunya hanya menanyakan kabarnya selama berada di pesantren.
Keseharian Jafar, hanya membaca dan bertanya kepada gurunya. Dia juga sering mengajak teman-temannya untuk shalat.


Berbagai prestasi yang telah diraih oleh Jafar, seperti, satu-satunya santri lolos tes hafal Al-Qur’an di gelora Bung Karno, Senayan Jakarta, pada 31 Maret 2013. Ia juga menjadi juara 3 pada lomba cerdas cermat se-Indonesia di Kolaka, Sulawesi Tenggara, pada 11 November 2013 lalu.


Pada 20 Agustus 2014, Jafar dipercayakan oleh Gurunya, Ustadz Baharuddin Alhafiz, untuk mengajar mengaji serta ilmu keagamaan di Masjid Babussalam, Malino Gowa.
Jafar juga berhasil mengislamkan sepupunya, Maryunus Tandjungan, pada 1 April 2015. Saat ini Maryunus bernama Muhammad Alfatih.

Baca Juga:
-
Subhanallah, Ternyata Pakai Hijab Punya Manfaat Luar Biasa Bagi Kesehatan
-
Kisah Diluar Akal Tentang Mbah Marzuki Dan Mahrus Lirboyo


sumber: tribunnews
Sukai Artikel ini

Share This !

Baca Juga :