Uc Banner

Inspiratif! Kapolsek Sukoharjo Ini Hafal 30 Juz Al Quran

Radarislam.com ~ Lain di Malang, lain pula di Sukoharjo. Jika Malang punya Bripka Seladi yang menginspirasi, maka Sukoharjo punya polisi yang tak kalah hebatnya yaitu AKP Zunaidi, Kapolsek Bendosari, Kabupaten Sukoharjo.

Pekerjaannya bukan hanya menjadi seorang kapolsek, tetapi juga sebagai da’i yang menghafal Al Quran sebanyak 30 juz. Ini membuatnya menjadi satu-satunya polisi yang menghafal Quran atau Hafidz di Kota Makmur, Jawa Tengah.

Dua kitab Alquran berada di rak buku ruang kerjanya, satu Alquran saku dan Alquran berukuran biasa. Pemilik ruangan itu seorang pria mengenakan seragam lengkap lencana berpangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP), duduk di kursi kerja dan mengambil salah satu kitab Alquran. Tak berapa lama lembar demi lembar dibuka. Hampir semua lembar kitab Alquran itu terdapat pembatas.

Zunaidi juga bercerita sebenarnya dia memiliki cita-cita menjadi anggota TNI tetapi justru diterima sebagai anggota Polri.

“Keinginan menjadi polisi didorong oleh derap kaki para polwan yang saya lihat setiap hari berolahraga dan lewat di sekitar kampus PTIQ [Perguruan Tinggi Ilmu Alquran], Jakarta pada 1984. Saya masih semester empat dan pulang untuk mendaftar menjadi polisi dan diterima. Setelah menjalani pendidikan selama 11 bulan penempatan saya pertama di Aceh pada 1988,” kenang lelaki asli Sawit, Boyolali ini.

Untuk menjadi hafiz dia mendapat dorongan dari kiai yang membimbingnya. Zunaidi sejak usia sekolah dasar bersekolah di pendidikan keagamaan hingga lulus dari Madrasah Aliyah di Klaten. Selama bersekolah di Madrasah Ibtidaiyah (MI) hingga MA Zunaidi mendapat bimbingan dari sejumlah kiai seperti Kiai Salman, Kiai Jablani, Kiai Daris dari Ponpes Mangkuyudan, Solo dan Kiai Ali Maksum, Krayak, Yogyakarta.

Zunaidi digembleng membaca dan menghafal Alquran dari mereka. Ketekunannya itu membawa hasil dan pada 1984 telah hafal Alquran 30 juz.

“Saya menghafal dengan target misalnya satu bulan harus hafal satu juz sehingga dalam 30 bulan sudah hafal 30 juz. Ketika menghafal membutuhkan tempat yang sepi dan hening. Seringkali, saya menghafal Al Quran di bawah pohon pisang yang hening serta sejuk,” tutur Zunaidi.

Baca Juga:
- Hati-hati Bahaya Cuci Daging dan Ayam Mentah, Begini Langkah Yang Aman!
- Kisah Cinta Putri Raja Arab Saudi Yang Berakhir Dengan Hukuman Rajam


Sumber artikel dan foto: solopos.com
Sukai Artikel ini

Share This !

Baca Juga :