Uc Banner

Oknum Polisi Ini Malah Ajak Berhubungan Saat Siswi SMK Menolak Ditilang

Radarislam.com ~ Tindakan asusila dilakukan oleh oknum polisi di Kota Batu, Jawa Timur. Seorang anggota Satlantas Polres Batu inisial E usia 28 tahun mengajak seorang siswi SMK DW, 15, berhubungan $eks karena siswi SMK itu menolak ditilang saat melanggar lalu lintas. Korban ditilang saat ada melintasi daerah pos polisi alun-alun Kota Batu.

Anggota kepolisan dari Satlantas Polres Batu di Pos Polisi Alun-alun Batu. (Foto: Metrotvnews.com/Miski)

Saat ini ada pertemuan antara pihak korban dengan pihak Polres Batu. Pihak korban didampingi oleh Aktivis Jaringan Kemanusiaan Jawa Timur (JKJT) dan pihak polres Batu diwakili oleh Kasubag Humas dan Kepala Seksi Propam Polres Batu.

Aktivis JKJT, Agustinus Tedja mengungkapkan bahwa pihak korban dan pelaku sudah bertemu. Korban sudah memaafkan tindakan pelaku dan oknum polisi sudah menyadari kekhilafannya.

Agutinus menuturkan, “Kasus ini sudah  ditangani oleh pihak Satlantas Polres Batu dan juga sudah ada laporan resminya.”

Penjelasan dari pihak korban DW, masalah ini berawal dari saat dia terkena razia di daerah Alun-Alun Batu oleh oknum Polisi berinisial E. Saat itu, DW tidak membawa SIM dan STNK. Dia disuruh masuk ke Pos Polisi Alun-Alun Batu untuk menjalani proses tilang.

Awalnya DW disuruh membayar 250 ribu tetapi karena tidak mempunyai uang sebesar yang diminta, dia menolak membayar.

“Kalau gak bisa bayar, ya hubungan lntim saja,” ucap Agustinus menirukan ucapan oknum polisi.

DW menolak ajakan tersebut dan memilih untuk ditilang saja.

“Tidak ada pemaksaan. Hanya ancaman saja, kalau tidak mau ya harus berhubungan,” ungkap DW.

Polres Batu melakukan penyelidikan dan mempelajari laporan tersebut. AKP Waluyo, Kasubag Humas Polres Batu menuturkan bahwa Brigadir E mengaku sudah mengajak DW berhubungan badan.

“Tadi sewaktu mediasi, Brigadir E sudah mengaku. Dia juga sudah minta maaf dan korban pun memaafkan tetapi proses tetap berjalan sesuai dengan prosedur di Internal Polri,” ungkap dia.

Kasus tersebut ditangani langsung oleh Propam. Jika memang terbukti bersalah, pihak Polres tidak segan memberikan sanksi berupa penurunan pangkat bahkan sampai penjara.
Sumber: metrotvnews.com

Sukai Artikel ini

Share This !

Baca Juga :