Uc Banner

Kocak! Begini Cerita Santri Saat Ditilang Polisi

Radarislam.com ~ Seorang santri bernama Karmin harus mengalami nasib yang sial. Berniat menjemput kiai yang mengisi pengajian di kampung sebelah harus dihalangi oleh razia seorang polisi yang galak.

Dengan memasang wajah garang, Polisi itu menghampirinya dan berkata, “Kamu saya tilang!.”

Karmin bingung karena tidak tahu apa kesalahannya. Dia pun berkilah, “Ini bukan motor saya, Pak, tapi punya Pak Kiai.”

“Kalau begitu kita ‘damai’. Berapa uang yang kamu miliki?” tanya polisi.

“Saya nggak mungkin bawa dompet, Pak. Kan saya pakai sarung. Kalau imbalan rokok?"

“Boleh lah. Nggak masalah.”

Karmin membeli tiga bungkus rokok lalu ke warung yang tidak jauh dari lokasi razia. Karmin berkata pada ibu warung bahwa yang membayar rokonya adalah pak polisi yang ada di seberang jalan.

Penjual rokok tersebut tidak percaya dan bertanya, “Beneran?”

Karmin berteriak sambil melambaikan tiga bungkus rokok itu dan bertanya , “Benar yang ini, Pak?”

Pak polisi mengacungkan jempolnya sebagai tanda kalau dia setuju. Pemilik warung akhirnya baru percaya dengan ucapan Karmin.

Karmin segera menyerahkan tiga bungkus rokok kepada polisi, tak mau taktiknya ketahuan ia kemudian bergegas melanjutkan perjalanannya menjemput Kiai dengan bernafas lega. "Akhirnya urusan beres juga, Maaf ya Pak Polisi.!" gumannya sambil tertawa dalam hati.

Tapi tentu saja satu urusan lagi yang harus dibereskan, yaitu urusan pak polisi dengan pemilik warung.
Sukai Artikel ini

Share This !

Baca Juga :