Uc Banner

Difitnah Bentuk Dewan Revolusi Nasional (DRN), Ini Klarifikasi Gus Mus

Radarislam.com ~ Media sosial seakan menjadi pisau bermata dua. Di satu sisi, seseorang bisa menggunakannya hal-hal yang bermanfaat. Di sisi lain, seseorang bisa memanfaatkannya untuk berbuat jahat. Inilah yang sedang dialami oleh Gus Mus.


KH. Ahmad Mustofa Bisri atau yang lebih dikenal dengan sebutan Gus Mus mendapatkan fitnah dengan adanya Naskah Pengantar Deklarasi Dewan Revolusi Nasional (DRN) 2016. Naskah tersebut diunggah dalam akun facebook atas nama Bambang Tri. Dalam akun facebooknya tertulis,

 MALAM INI MARI KITA TAHAJJUD……AGAR DOKUMEN INI BISA SEGERA DITANDATANGANI OLEH YANG BERHAK TANDA TANGAN (GUS MUS)

NASKAH PENGANTAR DEKLARASI
DEWAN REVOLUSI NASIONAL (DRN) 2016
Oleh KH. Mustofa Bisri
Bismillaahi ar rahmaani ar rahiimii Allahumma sholli ‘alaa sayyidinaa Muhammad wa ‘alaa aali sayyidinaa Muhammad.
Saya menyambut baik gagasan saudara saya BAMBANG TRI MULYONO, untuk membentuk DEWAN REVOLUSI NASIONAL (DRN) 2016 ini.
Karena saya sendiri sudah lama merasakan adanya kebutuhan SEBUAH REVOLUSI MORAL NASIONAL untuk mencegah bangsa ini menuju jurang kehancurannya.
Moral bangsa ini harus diperbaiki dengan kesadaran nasional, terutama moral para penyelenggara negara dan juga moral kolektif rakyat sebagai bangsa yang merdeka. cinta damai dan menjunjung tinggi prinsip Ketuhanan, Kemanusiaan, Kebangsaan, Musyawarah, dan Keadilan.
Saya memaknai DRN 2016 itu sebagai pelembagaan dari gerakan REVOLUSI MORAL DI TINGKAT NASIONAL DAN DI LEVEL KONSTITUSIONAL.
Saya meyakini, KEMBALI KE UUD 45 NASKAH ASLI DAN MENYERAHKAN PENYEMPURNAAN PELAKSANAAN-NYA KEPADA KEWENANGAN MPR MELALUI KETETAPAN MPR SEBAGAI LEMBAGA TERTINGGI NEGARA DAN PENJELMAAN SELURUH RAKYAT INDONESIA, ADALAH LANGKAH YANG TEPAT DAN MERUPAKAN HAK KONSTITUSIONAL KITA SEBAGAI RAKYAT.
Dengan ini saya menghimbau kepada seluruh tokoh nasional yang setuju untuk segera MEMBENTUK DRN dan agar segera melaksanakan segala sesuatunya dengan cara seksama dan dalam tempo sesingkat-singkatnya.
Alhamdulillaahi Rabbi al ‘aalamiin
Rembang 22 Juli 2016

Ttd

Ahmad Mustofa Bisri

Ternyata, tulisan tersebut tidak diketahui sama sekali oleh Gus Mus. Ini adalah fitnah. Nama Gus Mus dicatut tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Gus Mus mengklarifikasi fitnahan itu dengan status di facebooknya. Begini jawaban Gus Mus:

“LHA KOK YA ADA YG TEGA2NYA BIKIN BEGINIAN DAN ADA YG PERCAYA LAGI. SALAHKU APA, KOK ORANG2, TERMASUK YG GAK KENAL AKU, MENYAGKUT-PAUTKAN AKU DALAM KEPENTINGAN-KEPENTINGAN MEREKA. YA ALLAH, AMPUNILAH MEREKA. ALLAHUMMAHDIHIM”.

Tidak hanya Gus Mus, Putri Gus Mus yaitu Ning Ienas Tsuroiya juga mengungkapkan kekecewaannya. Di akun facebooknya, dia menuliskan:

“Ternyata benar kata orang, pilpres cuma sehari, gilanya ngga kunjung berhenti. Ini ada salah satu pendukung Prabowo yang menjadi gila, sehingga tanpa rasa sungkan atau malu menyatut nama Abah saya dengan semau-maunya. Sedihnya, banyak pula yang percaya. Nggak habis pikir saya, kok ada orang yang setega ini.

Tolonglah, Abah saya masih dalam suasana duka. Kenapa diperlakukan seperti ini?”
Saat ini, tinggal menunggu orang-orang yang memfitnah Gus Mus menyampaikan klarifikasi.
Foto Bambang Tri Bersama Seorang Politikus Dari Partai Gerindra, Fadli Zon
Baca Juga:
Hina Pancasila jadi Pancagila, Pria Ini Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara
- Berhasil Tewaskan Santoso, 9 Anggota Satgas Tinombala Diberi Kenaikan Pangkat Luar Biasa
Sumber: fiqhmenjawab.net
Sukai Artikel ini

Share This !

Baca Juga :