Uc Banner

Kasihan! Jemaah Umroh Lansia Asal Indonesia ini Dihukum Cambuk 100 kali dan 8 Bulan Kurungan di Saudi Karena Hal ini

Radarislam.com ~ Seorang jemaah asal Indonesia yang sudah lanjut usia, SP, telah mendapatkan hukuman cambuk dari pengadilan setempat. Karena dituduh melakukan tindakan asusila, dia mesti mendekam di penjara 8 bulan lamanya dan harus dicambuk 100 kali.

Rahmat Aming, Pelaksana Fungsi KJRI Jeddah mengatakan bahwa pengadilan membuktikan SP bersalah karena sudah melakukan tindak pidana asusila. Putusan tersebut memang diakui memiliki banyak kejanggalan kalau dilihat dari sudut pandang hukum Indonesia.

“Yang bersangkutan sudah menjalani masa hukuman dan pihak penjara sudah mengurus administrasi serta keimigrasian dari SP,” jelas Rahmat hari Selasa, 12 Juli 2016 silam.

Rahmat menjelaskan bahwa SP bisa segera pulang ke Tanah Air. Saat ini, ungkapnya, Mahkamah Mekah sedang memproses surat perintah untuk membebaskan Sarman.
“Pembebasan dan kepulangan dari orang yang bersangkutan tinggal menunggu surat perintah saja dari Mahkamah Mekah,” tulisnya.

Rahmat juga mengatakan bahwa KJRI akan dengan senang hati mendampingin SP menjalani sudang dan menghargai segala keputusan yang dijatuhkan oleh Mahkamah Mekah.

“Tapi jika nantinya akan ditemukan hal-hal yang tidak sesuai dengan prinsip dasar ‘fair trial’, KJRI segera menyampaikan hal tersebut pada Pemerintah Arab Saudi melalui diplomasi,” tulisnya.

SP ditangkap polisi di Masjidil Haram pada tanggal 3 Desember 2015. Saat itu, SP sedang melaksanakan iibadah umrah dan ke Tanah Suci memakai jasa biro perjalanan. Dia dituduh melakukan tindakan asusila sesama jenis dengan Warga Negara Yaman yang bernama Najib Ahmad Said di toilet Masjidil Haram.

Pengadilan menyatakan tuduhan tersebut bisa dibuktikan secara sah dan ini diperkuat dengan keterangan saksi dari intel kepolisian. (*)

Baca Juga:
Inilah Hak Antara Ibu Dan Anak Laki-Laki Setelah Menikah
- Wahai Anak Sulung, di Pundakmu adalah Beban Dan Sejuta harapan
Sukai Artikel ini

Share This !

Baca Juga :