Uc Banner

Miliki 13 Anak Lelaki, Pasangan ini Bersumpah Takkan Berhenti Sampai Punya Anak Perempuan

Radarislam,com ~ Siapa yang tidak ingin memiliki buah hati? Anak adalah penyempurna hubungan suami istri. Namun bagaimana bila jumlah anak tergolong banyak? Seperti itulah dilema yang tengah dihadapi pasangan ini. Mereka telah mempunyai 13 orang anak yang semuanya lelaki.

Irineu Cruz dan istrinya (Jucicleide Silva) adalah pasangan suami istri yang memiliki 13 orang putra mulai berusia 1 tahun sampai 18 tahun. Pasangan ini sudah mengucapkan sumpah tidak akan berhenti punya anak sebelum anak perempuan mereka lahir.

Ketika Jucicleide hamil untuk pertama kalinya, mereka berdua sepakat untuk memberikan hak pada sang ayah jika anak mereka lelaki dan ibu yang akan memberikan nama jika anak mereka perempuan. Kini, Irinue yang sangat menyukai sepak bola memberikan nama untuk 13 anaknya dengan inisial huruf “R”.

“Saya sangat menyukai pemain sepak bola seperti Rivaldo, Roberto Carlos, Ronaldo dan Ronaldinho. Anak-anak saya semuanya mempunyai huruf pertama “R” dalam namanya. Saya memberikan nama para bintang tersebut untuk anak-anak saya,” jelas Irineu seperti dikutip Radarislam,com dari laman Kompas.com (9/9/2016)

Nama-nama anak mereka adalah Robson(18), Reinan(17), Rauan(15), Rubens(14), Rivaldo(13), Ruan(12), Ramon(10), Rincon(9), Riquelme(7), Ramires(5), Railson(3), Rafael(2) dan Ronaldo yang masih bayi.

Irineu Cruz dan istrinya, Jucicleide Silva berfoto dengan kedua anaknya, Railson(3), dan Ronaldo yang masih bayi. (foto: Mirror)
Keluarga tersebut bekerja sebagai petani dan tinggal di Kota Concei ao de Coit, Brazil. Mereka sangat ingin nantinya anak ke-14 dari mereka adalah wanita. Namun sayang bidan setempat mengatakan anaknya lelaki. Pakar populasi menjelaskan sangat langka ada pasangan yang mempunyai 13 anak lelaki. Itu 1 banding 8000.

Bukan hal yang mudah untuk membesarkan 13 orang anak. Mereka semua membutuhkan makanan dalam jumlah yang sangat besar.

“Setiap kali makan, saya harus memasak 1 kg nasi, 1 kg kacang dan satu bungkus besar makaroni,” ujar Jucicleide.

“Kami juga pernah mengalami masa-masa sulit tapi kami masih bersyukur karena tidak ada anak-anak kami yang sampai menderita kelaparan. Kalau kami hanya punya 1 potong roti, kami akan membaginya dengan adil. Untunglah anak-anak kami bisa bersikap dengan baik,” kata perempuan tersebut.

Meskipun sudah dikaruniai banyak anak, sang ibu masih saja memendam impian suatu saat kelak bisa memberikan nama untuk anak wanita mereka.

“Pasti sangat bahagia kalau saya bisa memilih dan memberikan nama untuk bayi perempuan sekaligus memberikan kartu merah untuk suami saya,” ujarnya sambil melepas tawa. [Radar Islam]
Sukai Artikel ini

Share This !

Baca Juga :