Uc Banner

Polemik 'Al-Maidah', Aa Gym Desak Ahok Jujur Dan Meminta Maaf Kepada Umat Islam



Radarislam.com ~ Kyai kondang, KH Abdullah Gynastiar tiba-tiba ikut mengomentari polemik pidato Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama Tjahaja Purnama atau Ahok di Kepulauan Seribu. Aa Gym di akun pribadinya, KH Abdullah Gymnastiar memposting video berdurasi 6 menit 18 detik yang merupakan komentar atas video Ahok.

Pimpinan Pondok Pesantren Daarut Tauhid Bandung itu menilai pernyataan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok di Kepulauan Seribu melampaui batas. “Adapun Saudara Ahok memberikan statement, pernyataan terhadap Al Quran dengan perkataan yang tidak pada tempatnya, dengan cara yang tidak pada tempatnya ini adalah perbuatan melampaui batas. Ini adalah perbuatan tercela,” kata Aa Gym, Jumat, 7 Oktober 2016.

Pernyataan Aa Gym itu menyebar lewat satu video yang ditayangkan di media sosial. Video yang kini viral itu dibenarkan oleh adik Aa Gym, Abdurrahman Yuri merupakan rekaman kakaknya.

Pidato Ahok, menurut Aa Gym banyak membuat umat Islam terluka. Aa Gym mengatakan Ahok sebagai etnis Tionghoa adalah bukan pilihannya, tetapi takdir. Kemudian Ahok beragama non Islam, adalah pilihannya. Setiap orang berhak memilih apa yang dipertanggungjawabkan dunia akhirnya.

"Bagi kita umat Islam tidak masalah, Lakum dinukum waliyadin (untuk mu agamamu, untuk ku agamaku)."

Mengenai pernyataan Ahok tentang Alquran yang menurutnya dengan perkataan yang tidak pada tempatnya dan cara tidak pada tempatnya, menurutnya melampaui batas. Menurutnya, bisa dimaklumi jika umat Islam merasa tersinggung dengan pernyataan pemimpin DKI Jakarta.

Aa Gym mengatakan apa yang diucapkan Ahok adalah perbuatan tercela."Ini adalah perbuatan yang akan menimbulkan konsekuensi dari perbuatannya. Oleh karena itu sangat bisa dimaklumi jikalau umat Islam merasa tersinggung, terluka, oleh perkataan yang melampaui batas ini. Apalagi seorang yang diberikan cobaan jadi pimpinan di Jakarta," ujar Aa Gym.

Namun, Aa Gym mengingatkan agar umat Islam tidak perlu menyikapi secara berlebihan dan tetap dalam koridor akhlakul karimah.

"Islam tidak mengenal kezaliman terhadap siapa pun. Kita sikapi perbuatan Ahok ini dengan sikap yang tidak melampaui batas, bahkan menunjukkan bagaimana Islam menyikapi dengan sikap terhormat akhlakul karimah," kata dia.

Berita Terkait :
- Ahok Minta Maaf Kepada Umat Islam, Janji Tak Akan Singgung Ayat Kitab Suci Lagi
- Pengunggah Potongan Video 'Al-Maidah' Dipolisikan Komunitas Advokat Muda Ahok Djarot
- Soal Ahok Yang Mengutip Surat Al Maidah 51, Ini Penjelasan Nusron Wahid

Aa Gym mendesak Ahok mau jujur dan meminta maaf atas perkataannya itu. "Sebaiknya kita ingatkan saudara Ahok bahwa perbuataan ini perbuatan yang sangat salah, dianjurkan untuk memohon maaf secara terbuka kepada umat Islam, diakui dengan jujur, dan tidak boleh mengulanginya lagi. Dan andaipun sudah meminta maaf terbuka, umat Islam adalah pemaaf," ujarnya. [Radar Islam/ Tempo]
Sukai Artikel ini

Share This !

Baca Juga :