Inilah Profil dan Isi Surat Wasiat Wanita "Calon Pengantin" Rencana Bom Bunuh Diri di Istana - Radar Islam
loading...

Inilah Profil dan Isi Surat Wasiat Wanita "Calon Pengantin" Rencana Bom Bunuh Diri di Istana

close

Radarislam.com ~ Densus 88 berhasil menangkap empat orang terduga teroris terkait ditemukannya bom rakitan di Bekasi pada Sabtu (10/12/2016) petang kemarin. Salah satunya adalah seorang wanita bernama Dian Yulia Novi (DYN).

Dian sendiri ditangkap di tempat kos Jalan Bintara Jaya VIII. Ditemukan bom jadi di dalam kamar 104 yang tersimpan di dalam tas ransel warna hitam.Dian Yulia Novi (27) adalah warga Desa Bakung Lor, Kecamatan Jamblang, Cirebon, Jawa Barat. Dalam jaringan teroris yang ditangkap kemarin, DYN rencananya akan dijadikan “calon pengantin” yang akan meledakkan bom yang telah mereka persiapan pada Minggu pagi di Istana.

Di media sosial juga telah banyak beredar foto dari DYN saat ditangkap petugas dan Kartu Tanda Penduduk milik DYN
. KTP milik Dian diunggah pemilik akun Facebook Priya Husada. “KTP calon pengantin bom Bekasi, Dian Yulia Novi,” tulis Priya Husada di dinding Facebooknya.

Dalam foto tersebut, DYN terlihat digiring masuk ke dalam mobil dengan wajah tertutup masker dan mengenakan hijab berwarna hitam. Sedangkan pada foto KTP-nya tertulis DYN lahir di Cirebon, 4 Juli 1989 dan berstatus belum menikah dengan pekerjaan sebagai pelajar/mahasiswa.

Inilah isi lengkap surat wasiat Dian yang diduga ditujukan kepada orangtuanya:



Jaman Rasulullah Tidak Ada Tahlilan
Ya sudah, jaga diri kalian baik-baik. Semua yang terjadi karena kehendak Allah, dan apa yang saya lakukan bukan tanpa ilmu. Saya tau mana yang baik dan mana yang buruk.

Ingat pesanku ya, shalat 5 waktu dan jangan pernah menyekutukan Allah, dan jauhi segala larangannya. Dan bila kalian ingat pesanku, Insya Allah kelak kita akan berkumpul kembali di alam yang lebih indah.

inilah caraku berbakti pada agama dan pada kalian orangtuaku. Jangan pernah kalian membenci jalanku ini…

Allah bersama orang-orang yang beriman
Sayang dan cintaku untuk kalian, dari anakmu

Tertanda
(Dian Yulia Novi)


Satu surat lainnya, ditulis tangan di dua lembar kertas buku tulis, diduga ditujukan Dian kepada suami yang baru dinikahinya.

Assalamualikum Wr Wb

Bismillah,
Segala Puji bagi Allah Ta’ala, Robby semesta Alam. Shalawat dan salam tercurah pada Rasulluhlah dan para sahabatnya

Wahai Mujahitku
Kita berjumpa dan berpisah karena Allah SWT dan mengaharapkan Ridha-Nya. Bismillah. Puji syukur Allah Ta’ala telah memperjodohkan kita walau hanya sekejap. Mungkin tak banyak kenangan di antara kita, namun alhamdulillah sudah lebih dari cukup bagiku merasakan indahnya sebagai istri, walau kusadar saya masih jauh dari predikat istri shalehah.

Dan Arwan A zir, saya selama menjadi istri Aa, mempunyai banyak salah dan dari segala sikapku yang kurang berkenan di hati antum, saya berharap Aa dapat mengikhlaskan dan meridhai kepergianku karena ku sadar ridha dan keisklasan Aa sebagai suami sangat penting untukku.

Doakan saya juga supaya upayaku diterima di sisiNya dan mendapatkan nama Syahi. Amin alhumma amin. Dan seiringnya waktu, alhamdulillah cinta itu tumbu dan semoga abadi sampai jannah-Nya. Sampaikan salam dan ucapan jarakidah khairan khatsir pada Umi Nasihan karena beliau telah ikhlas berbagi suami, dan semoga kita semua berkumpul di jannahNya kelak. Amin Alhumma. Amin.

Sudah dulu ya… Inya Allah kita sambung kembali dan berkumpul di tempat yang lebih indah. Wassalam. Tertanda (Dian)


Sebelum melakukan penangkapan, petugas memang telah membuntuti Nur Solihin sejak dari Solo, Jawa Tengah. Setibanya di Jakarta, Nur Solihin menjemput Agus dan Dian di daerah Pondok Kopi yang membawa sebuah kardus.

Selanjutnya Dian diantar ke kantor pos Bintara untuk mengirim paket yang dibungkus kardus. Ketiganya terus dibuntuti petugas. Namun, petugas lain juga memeriksa paket milik Dian yang berada di kantor pos tersebut.

Bom yang Ditemukan di Bekasi Ternyata Akan Diledakkan di Istana Negara Saat Pergantian Jaga Paspampres
Bom Rencana Diledakkan Di Istana
Anggota Densus 88 Ini Menyamar Sebagai Warga Biasa Sebelum Lakukan Penangkapan Terduga Teroris di Bekasi
Densus 88 Saat Menyamar Jadi Warga









Paket tersebut ternyata berisi barang-barang berupa pakaian dan surat wasiat dari  Dian Yuli Novi kepada suami dan orangtuanya. Surat wasiat tersebut menyatakan kesiapan Dian untuk melakukan amaliyah. Surat wasiat tersebut ditulis dengan tinta biru dan dilipat menjadi empat bagian. Karena yakin akan ada aksi, petugas langsung melakukan penangkapan terhadap ketiganya.

- Ternyata Doktrin mengerikan ini yang Membuat Dian Yulia Novi Nekat Jadi Pengantin Bom Bunuh Diri

Belum ada keterangan lebih lanjut bagaimana DYN hingga dapat bergabung dengan jaringan teroris ini
. [Radar Islam/ Berbagai Sumber]

Loading...
Sukai Artikel ini

Share This !

Loading...
loading...