Uc Banner

Myanmar Panik, 12 Tentara Pemerintah Terbunuh Saat Bentrok Milisi Muslim Rohingnya, Suu Kyi Ajak Damai

Radarislam.com ~ Pimpinan de facto Myanmar Aung San Suu Kyi meminta angkatan bersenjata untuk bergabung dengannya setelah pertempuran yang baru-baru ini terjadi di dekat perbatasan utara negara tersebut dengan China.
http://www.radarislam.com/2016/12/myanmar-panik-12-tentara-pemerintah-terbunuh.html

12 orang tercatat terbunuh di tengah-tengah pertempuran yang terjadi di Negara bagian Shan sejak Minggu. Ketika itu, ada 4 orang kumpulan bersenjata dan mujahidin Muslim Rohingnya menyerang pos-pos pemeriksaan tentara Myanmar, pejabat polisi dan daerah perdagangan pada posisi 105 Mil dari Daerah Muse.

33.000 orang lebih di daerah tersebut melarikan diri ke bandara Muse untuk menghindari pertempuran natara pasukan kerajaan dengan angkatan bersenjata serta para pejuang Islam. Itulah yang diungkapkan oleh Pemerintah Khamis. Kelompok-kelompok yang terlibat dalam pertengkaran itu tidak mendaftarkan diri pada Perjanjian Gencatan Senjata Nasional yang diresmikan oleh kerajaan di tahun lalu.

Sejak kemerdekaan diperoleh dari British pada tahun 1948, Myanmar (yang kini disebut dengan Burma) sudah berlangsung lebih dari setengah abad konflik bersenjata dengan angkatan bersenjata di sana.

Baca Juga:

Fakta Mengejutkan Biksu Radikal Myanmar Yang Anti Muslim Rohingya
Kenapa Saya Sangat Membenci Muslim Rohingya? Alasan Biksu Wirathu ini Sangat Keji
- Derita Muslim Rohingya, Kampung Dibakar, Harta Dirampas dan Wanita Diperkosa Tentara Myanmar

Media dari kerajaan lalu memetik pernyataan dari Pejabat Negara bahwa kerajaan “Menjaga pintu perdamaian tetap terbuka untuk semua pihak yang berkaitan dengan proses perdamaian.”
[Radar Islam/ Bs]
Sukai Artikel ini

Share This !

Loading...
loading...