Pengusaha Tip Top Ini Sukses Karena Tiru Cara Dagang Rasulullah, Begini Kisahnya - Radar Islam

Pengusaha Tip Top Ini Sukses Karena Tiru Cara Dagang Rasulullah, Begini Kisahnya

Radarislam.com ~ Sudah pernah tahu tentang swalayan Tip Top? Kisah sukses di baliknya ternyata membuat haru dan kagum. Rusman Maamoer adalah pendirinya. Dia menjadi pengusaha swalayan sukses untuk sandang dan pangan. Dengan membawa prinsip-prinsip Islami ketika dagang, kini Tip Top telah dikenal masyarakat secara luas di arena Jabodetabek.

Dilansir Radarislam.com dari laman Ummi Online, Lelaki kelahiran Padang tersebut tidak memulai bisnisnya di bidang sandang dan pangan. Setelah dia lulus dari Fakultas Ekonomi UI, dia bekerja sebagai Direktur BPD 7 tahun lamanya. Namun, dia ingin mandiri dengan wirausaha sehingga dia pun mulai berdagang. Tahun 1967, dia mulai menekuni bidang usaha, salah satunya adalah bisnis property. 

Namun sayang bisnis itu tidak berkembang. Dia lalu berhenti bisnis. Bukannya menyerah, tetapi dia melakukan studi banding di Eropa. Dia lalu menyadari bahwa yang paling dibutuhkan manusia adalah sandang dan pangan.

Mulai di situlah, Rusman berbisnis sandang pangan di bangunan kecil dengan tanah seluas 400 m2. Dia mengusung nama Tip Top sebagai nama mini market. Lokasinya di Rawamangun, Jakarta.

Rusman berinteraksi secara langsung kepada para pedagang supaya lebih selektif. Dia menginginkan barang yang halal untuk dijual kembali. Untungnya, 2%-3% sudah cukup. Dia mengikuti cara-cara nabi berdagang. Dia tidak ingin menipu atau menganiaya orang lain. 

Setelah dia sukses pada tahun 1985, Tip Top telah menjadi swalayan yang luasnya 3000 m2. Dia mengalami kenaikan penjuala 20-30 kali lipat. Namun ketika bisnisnya sedang mencapai puncak, Tip Top hangus terbakar pada tahun 1991.

Baca Juga:

Satu tahun kemudian, pemda membantu dan supplier memasok barang. Tip Top akhirnya kembali berjaya. Mulai membuka cabang. Konsepnya tetap “Supermaket berjiwa Islami”. Keinginan selanjutnya dari Rusman adalah membuka supermarket di dekat Masjidil Haram atau Masjid Nabawi. [Radar Islam/ Uo]
Loading...
Sukai Artikel ini

Share This !

Loading...
loading...