Nenek Renta Ini Bisa Berangkat Haji Dari Jualan Daun Pisang - Radar Islam
loading...

Nenek Renta Ini Bisa Berangkat Haji Dari Jualan Daun Pisang

Radarislam.com ~ Cita-cita pergi ke tanah suci bisa saja kesampaian asal dijalani dengan usaha keras dan niat yang teguh. Inilah yang dilakukan oleh nenek Ponirep. Di usia senjanya yang berada dalam kondisi sangat sederhana memungkinkannya bisa melaksanakan ibadah haji ke tanah suci.

Padahal usaha Nenek Ponirep untuk berangkat haji adalah mencari daun pisang untuk dijual di pasar saat pagi harinya. Setiap sore ia menyiapkan peralatan mencari daun pisang seperti pisau dan bilah bambu yang cukup panjang untuk memotong daun pisang yang cukup tinggi. Daun pisau yang berhasil ia kumpulkan kemudian dibawa ke rumahnya yang berada di Dusun Purwodadi, Desa Sidomulyo, Sidomulyo, Lampung Selatan.

Dikutip Radarislam.com dari laman Tribunnews.com, nenek Ponirep melakoninya sejak berpuluh-puluh tahun lamanya sebagai pencari daun pisang dan menjualnya di pasar. Tak hanya itu saja, ia juga ikut membantu menjual tempe yang dibuat oleh anaknya.

Lambat laun, usahanya yang sederhana tersebut membuahkan hasil. Nenek Ponirep mampu menyisihkan uang untuk ditabung sebagai ongkos berangkat haji meski harus menunggu cukup lama. Uniknya, tak ada yang mengetahui bahwa nenek Ponirep memiliki keinginan besar untuk berhaji termasuk anak-anaknya. Mereka justru mengetahui hal tersebut setelah nenek asal Bantul Yogyakarta ini akan berangkat haji.

“Ibu sudah menabung puluhan tahun. Kami tidak pernah tahu. Saya sendiri baru tahu saat diminta menemani mendaftar haji tahun 2011 lalu. Itupun ibu meminta tidak diberitahukan dahulu kepada anaknya yang lain,” kata anak kedua nenek Ponirep, Sumijo

Baca Juga:

Selain bangga dengan keinginan besar ibunya yang kini menjadi kenyataan. Anak-anak Nenek Ponirel hanya bisa mendoakan agar ibunya bisa menjalani rukun Islam kelima inj dengan khusyuk dan diberi kesehatan hingga pulang ke tanah air dengan selamat. [Radarislam/ Tn]

Loading...
Sukai Artikel ini

Share This !

Loading...
loading...