Tambang Misterius Ini Dipercaya Sebagai Sumber Kekayaan Nabi Sulaiman - Radar Islam
loading...

Tambang Misterius Ini Dipercaya Sebagai Sumber Kekayaan Nabi Sulaiman

Radarislam.com ~ Nabi Sulaiman As terkenal akan kekayaannya dan kekuasaannya. Di bawah kepemimpinannya terdiri dari golongan jin dan manusia. Tapi dari manakah kekayaan Nabi Sulaiman yang tersohor tersebut?



Peneliti memperkirakan jika di Lembah Timna Israel, menjadi sumber kekayaan Nabi Sulaiman yang disebut dalam Al-Qur'an dan Alkitab.

Arkeolog menemukan kotoran berusia 3.000 tahun, di sebuah kamp pertambangan kuno di atas sebuah batu berpasir yang dikenal sebagai Bukit Budak. Daerah ini dihiasi dengan tambang tembaga dan peleburan, di mana bijih dipanaskan dan dijadikan logam.

Arkeolog dari Universitas Tel Aviv, Erez Ben-Yosef mulai menggali situs purbakala ini sejak tahun 2013. Tahun lalu, ia dan timnya mengungkap sisa-sisa beberapa struktur berdinding, termasuk gerbang benteng, dan mereka juga menemukan apa yang tampaknya menjadi kotoran hewan yang relatif baru.
"Kami pikir mungkin beberapa perantau telah berkemah di sana dengan kambingnya beberapa dekade yang lalu," kata Ben-Yosef, mencatat bahwa kotoran tersebut masih berisi materi tanaman yang belum dicerna. "Tapi [radiokarbon] di laboratorium, kita melihat kotoran ini berasal dari keledai dan ternak lainnya dari abad ke-10 SM Itu sulit dipercaya.”

Sulaiman sendiri terkenal karena kebijaksanaan dan juga kekayaannya. Banyak proyek bangunan termasuk sebuah kuil di Yerusalem yang dihiasi emas dan perunggu. Struktur bangunan seperti akan diperlukan logam dalam jumlah besar, dan dihasilkan dari suatu tempat di Timur Tengah, tetapi tidak disebutkan di dalam kitab suci lokasinya.

Pada tahun 1930 arkeolog Amerika Nelson Glueck (diucapkan Glick) mengumumkan bahwa ia telah menemukan tambang yang terkenal, sambil menjelajahi daerah kaya tembaga di Araba Valley.

"Sekarang diketahui bahwa sepanjang lembah Araba Wadi ada deposito tembaga dan besi,” tulis Glueck dalam sebuah artikel yang diterbitkan pada bulan Februari 1944.

Sementara itu, lebih dari 1.000 ton puing hasil peleburan telah ditemukan di Slaves Hill, Ben-Yosef mengatakan, jika ini menunjukkan produksi industri skala layak sebuah negara kuno atau kerajaan.

Baca Juga:

Wallahualah Bissawab. [Radarislam/ Mr]

Loading...
Sukai Artikel ini

Share This !

Loading...
loading...