Telur Palsu Buatan Cina Sangat Berbahaya Bikin Geger Publik, Begini Cara Bedakan Dengan Yang Asli - Radar Islam
loading...

Telur Palsu Buatan Cina Sangat Berbahaya Bikin Geger Publik, Begini Cara Bedakan Dengan Yang Asli

Radarislam.com ~ Kita semua pasti sudah mengetahuinya Tiongkok terkenal dengan semua barang palsu buatannya. ,ulai dari gadget, beras, bahkan hingga kini telur juga sudah dipalsukan.


Namun telur palsu ini perlu diwaspadai peredarannya di pasaran. Pasalnya, telur tersebut amatlah berbahaya, terkait dengan bentuknya yang mirip dengan telur asli, namun sejatimya terbuat dari bahan kimia yang amat berbahaya.

Dikutip Radarislam.com dari laman Arah, ternyata sudah banyak video beredar di internet soal pembuatan telur palsu ini. Pemerintah Tiongkok kerap berupaya membasmi para pembuat telur palsu yang hanya menguntungkan diri mereka sendiri tanpa mempedulikan kesehatan masyarakatnya.

Bahaya dari mengkonsumsi telur palsu ini rupanya membuat masalah serius pada tubuh yang mengkonsumsinya. Telur palsu dapat menyebabkan kerusakan syaraf, gangguan metabolisme bahkan kerusakan hati. Lambung pun bisa hancur saat memakannya. Hal itu dikarenakan bahan kimia didalamnya, seperti  natrium alginat, Tawas, gelatin, alum (sejenis bahan pelembut), benzoic acid (bahan pengawet).

Berikut videonya:
Untuk mewaspadai telur yang Anda konsumsi palsu atau asli bisa disimak perbedaannya berikut ini:

1. Telur palsu jika di pecahkan, kuning dan putih telur langsung bercampur karena di buat dari bahan mentah yang sama.
2. Telur palsu kulitnya lebih mengkilap, namun biasanya tak terlalu nyata perbedaannya.
3. Telur palsu jika di kocok akan terdengar seperti ada air didalamnya.
4. Ujung telur palsu jika di ketuk tidak terdengar nyaring.
5. Ketika di goreng, kuning telur yang palsu langsung tercampur tanpa di aduk.

Baca Juga:



Walau bukan di Negara kita tapi tetap harus waspada ya sobat Radar Islam, sebab siapa yang tahu peredaran telur palsu ini bukan? Hal ini kita lakukan demi kesehatan dan keamanan orang-orang tercinta kita. [Radarislam/ Ar/ Wb]

Loading...
Sukai Artikel ini

Share This !

Loading...
loading...