Suami Wajib Tahu, Cinta Anak Istri Itu Ibadah, Mencukupi Kebutuhan Mereka Adalah Sedekah - Radar Islam
loading...

Suami Wajib Tahu, Cinta Anak Istri Itu Ibadah, Mencukupi Kebutuhan Mereka Adalah Sedekah

close

Cinta anak istri ibadah, Radarislam.com ~ Pernikahan menjadi impian setiap insan. Kehadiran seorang istri bagi seorang pria dalam kehidupannya menjadi anugerah yang terindah. Nabi Adam AS pun merasa kesepian sebelum Hawa diciptakan di alam surga. Kehadiran anak bagi pasangan yang telah menikah juga menjadi harapan sebagai pelengkap keluarga dan penerus keturunan.

Saat anak hadir di tengah pasangan ini, ia dipenuhi harapan tentang masa depan anak yang cemerlang. Semua menjadi satu dalam kehidupan yang dijalani, kehidupan berumah tangga. Namun para suami wajib tahu, mencintai anak dan istri merupakan ibadah. 

Selain itu, mencukupkan keperluan mereka adalah sedekah. Amanah yang mesti dijaga, selalu sepanjang masa. Karena yang saat ini sedang bersama, bisa menjadi tiada. Semuanya akan pergi, pada saatnya. Coba lihat pasangan kita dalam tidur lelapnya. Tataplah juga wajah penuh kepolosan anak kita dalam nyenyaknya. Pada mereka ada peluang ibadah yang terbuka lebar.

Terdapat pesan mulia dari lisan sebaik manusia:
Ada dinar yang kamu infakkan di jalan Allah, dinar yang kamu infakkan untuk memerdekakan budak dan dinar yang kamu sedekahkan kepada orang miskin. Namun dinar yang kamu keluarkan untuk keluargamu (anak-istri) lebih besar pahalanya.” (HR. Muslim).

Jika kita menjadikan Rasul sebagai tauladan, Anda akan terenyuh mendengar sabdanya:
Sebaik-baik kalian adalah (suami) yang paling baik terhadap keluarganya dan aku adalah yang paling baik terhadap keluargaku.” (HR. Tirmidzi).

Lihatlah istri Anda yang tetap setia menemani sampai dengan hari ini. Anak-anak dengan semua kepolosan mereka. Lanjutkan dengan muhasabah diri. Sudahkah diri ini menjadi imam terbaik untuk mereka? Bagaimana pertanggungjawabanku kelak di pengadilan-Nya? Adakah mereka akan bersama lagi di kehidupan berikutnya, di surga-Nya?

Tidakkah muncul rasa risau ketika tahu bahwa nanti suami bisa menjadi musuh bagi istri. Istri menjadi musuh bagi suami. Orangtua menjadi musuh bagi anak-anaknya?

Maka berdoalah dengan doa yang ditentukan, 

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا
Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami dari pasangan dan keturunan kami sebagai penyejuk hati, dan jadikanlah kami sebagai pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al-Furqan: 74).

Tidakkah ayat ini juga menarik untuk disimak:
Dan orang-orang yang beriman dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan, Kami hubungkan anak cucu mereka dengan mereka, dan Kami tiada mengurangi sedikit pun dari pahala amal mereka. Tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang dikerjakannya.” (QS. Al-Thur: 21)

Dikutip Radarislam.com dari Ummi-online, maka cukuplah menjadi pengingat, pesan Fauzhil Adhim dalam goresannya, supaya bersama tidak hanya didunia, tapi juga bersama ke surga-Nya. 

Cintailah anakmu untuk selamanya! Bukan hanya untuk hidupnya di dunia. Cintai mereka sepenuh hati untuk suatu masa ketika tak ada sedikitpun pertolongan yang dapat kita harap kecuali pertolongan Allah Ta’ala. Cintai mereka dengan penuh pengharapan agar tak sekedar bersama saat dunia, lebih dari itu dapat berkumpul bersama di surga. Cintai mereka seraya berusaha mengantarkan mereka meraih kejayaan, bukan hanya untuk karirnya di dunia yang sesaat. Lebih dari itu untuk kejayaannya di masa yang jauh lebih panjang, masa yang tak bertepi.

Semoga Anda para pria yang sudah menjadi suami kelak bisa menjadi imam yang baik untuk anak-anak dan istri dan mampu membahagiakan mereka lahir dan batin. Amin. [Radarislam/ Uo/ Bs]

Loading...
Sukai Artikel ini

Share This !

Loading...
loading...