Suami Istri Tahu! 6 Hal Ini Jangan Pernah Dilakukan Saat Jima', Apalagi Nomor 4 - Radar Islam
loading...

Suami Istri Tahu! 6 Hal Ini Jangan Pernah Dilakukan Saat Jima', Apalagi Nomor 4

Jangan dilakukan saat jima', Radarislam.com ~ Bagi pasangan suami istri, bermesraan adalah sesuatu hal yang lumrah dilakukan saat berdua. Nuansa romantis yang mendukung menjadi waktu yang tepat untuk melakukan jima'.

Seperti diketahui, jima' menjadi suatu kegiatan yang bisa dilakukan suami istri sebagai pelengkap hangatnya cinta kasih kepada pasangan. Dalam sebuah haditsm Rasulullah bersabda:

 “Dalam kem4lu4nmu itu ada sedekah. ” Sahabat lalu bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah kita mendapat pahala dengan menggauli istri kita?.
” Rasulullah menjawab, “Bukankah bila kalian menyalurkan nafsu di jalan yang haram akan berdosa? Jadi begitu juga sebaliknya, bila disalurkan di jalan yang halal, kalian akan berpahala. ” (HR. Bukhari, Abu Dawud dan Ibnu Khuzaimah)

Betapa indahnya Islam yang mengatur dengan rinci setiap kehiduoan manusia termasuk juga hubungan dalam rumah tangga.Ternyata terdapat beberapa hal yang tidak diperkenankan dalam urusan di ranjang. Namun sayang, belum banyak masyarakat yang mengetahui larangan ini karena masih dinilai tabu, atau karena memang tidak tertarik untuk mencari informasi tentang hal tersebut. Berikut larangan dalam berjima', seperti yang dijelaskan dalam ayat serta hadits:


1. Dilarang berjima' tanpa membaca doa
Segala sesuatu harus dimulai dengan doa seperti makan, mandi, keluar rumah, begitu juga saat berjima'. Hal ini guna menghindari godaan syetan yang bisa saja menyesatkan. Berikut doa saat berjima:

Bismillah. Allahumma jannabnasyoithona wa jannabisyaithona maa rojaktanaa

Artinya : Dengan nama Allâh. Ya Allâh, hindarkanlah kami dari syetan dan jagalah apa yang engkau rizkikan pada kami dari syetan

Rasulullah saw. bersabda :
Jika salah seorang mereka akan menggauli istrinya, hendaklah ia membaca : “Bismillah. Ya Allah, jauhkanlah kami dari setan dan jauhkanlah setan dari apa yang Engkau karuniakan pada kami”. Sebab bila ditakdirkan hubungan pada mereka berdua itu membuahkan anak, jadi setan tidak akan membahayakan anak itu selamanya. (Shahih Muslim No. 2591)


2. Dilarang berjima' tanpa pendahuluan
Islam mengajarkan jima yang disertai dengan pendahuluan ungkapan perasaan kasih sayang seperti ucapan romantis, bermesraan serta tidak mengajarkan jima' tanpa adanya pendahuluan.

Hal ini sesuai dengan Sabda Rasul Allâh SAW :
Siapa juga diantara anda, janganlah menyamai isterinya seperti seekor hewan bersenggama, tapi hendaklah ia dahului dengan perantaraan. Setelah itu, ada yang bertanya : Apakah perantaraan itu?
Rasul Allâh SAW bersabda, “yaitu ciuman serta beberapa ucapan romantis”. (HR. Bukhâriy dan Muslim).

3. Dilarang berjima' tanpa penutup/selimut
Dari ‘Atabah bin Abdi As-Sulami kalau jika kalian mendatangi istrinya (berjima’), jadi hendaklah menggunakan penutup serta janganlah tel4njang seperti dua ekor himar. (HR Ibnu Majah)
Hadits diatas dimaksudkan agar jangan sampai tubuh terbuka seperti hewan yang terlihat organ pribadinya saat berjima. tapi pakailah selimut sebagai penutup.

4. Dilarang berjima' melalui dub*r
Dari Abi Hurairah Radhiallahu’anhu. kalau Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda:
"Dilaknat orang yang menyetubuhi wanita di dub*rnya”. (HR Ahmad, Abu Daud serta An-Nasai)

Islam sangat melarang jima' melalui dub*r , karena sebagaimana kita tahu organ ini berfungsi sebagai tempat pembuangan kotoran. selau bisa membahayakan kesehatan pasangan.

5. Dilarang berjima' waktu istri haid
Mereka bertanya padamu tentang h4idh. Katakanlah : “Haid itu adalah kotoran". Oleh sebab itu hendaklah anda menjauhkan diri dari perempuan di saat haid ; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci. Jika mereka telah suci, maka campurilah mereka itu ditempat yang diperintahkan Allâh kepadamu. Sesungguhnya Allâh menyukai orang-orang yang taubat serta menyukai orang-orang yang mensucikan diri. ” (QS. Al-Baqarah/2 : 222)
Dari ayat berikut, menggauli istri saat haid tdak diperkenankan karena berbahaya bagi kesehatan. Anda berisiko lebih tinggi terkena infeksi atau tertular penyakit dibandingkan melakukan hubungan seks di luar masa menstruasi. Saat menstruasi, kondisi leher rahim akan terbuka sehingga memungkinkan darah untuk masuk ke dalamnya. Hal tersebut memudahkan bakteri untuk menuju rongga panggul.

6. Dilarang menyebarluaskan masalah jima'
Sesungguhnya di antara manusia yang paling jelek kedudukannya di segi Allah Subhanahu wa Ta’ala pada hari Kiamat yaitu laki-laki yang menggauli istrinya dan istrinya memberikan kepuasan kepadanya, lalu menyebarkan rahasia istrinya. ” (Diriwayatkan oleh Imam Muslim (2597) dan Abu Dawud (4227).
Dari hadits di atas penting juga menyimpan rahasia urusan ranjang dengan orang lain, sebab sama saja membuka aib pasangan dan sesuai hadist di atas, pada hari Kiamat Allah akan menempatkannya pada kedudukan yang paling buruk.

Demikian larangan yang tak boleh dilakukan saat berjima'. Walau pun menjadi salah satu sunnah Rasul tetapi larangan tersebut haruslah diingat demi keharmonisan rumah tangga yang diridhoi Allah SWT. [Radarislam/ Ph]

Loading...
Sukai Artikel ini

Share This !

Loading...
loading...