Saat Tahu Pasangan Selingkuh, Jangan Sedih Karena Allah Sayang Dengan Kita, Begini Penjelasannya - Radar Islam
loading...

Saat Tahu Pasangan Selingkuh, Jangan Sedih Karena Allah Sayang Dengan Kita, Begini Penjelasannya

Jangan sedih pasangan selingkuh, Radarislam.com ~ Perselingkuhan  memang perbuatan menjijikkan yang menyakiti hati pasangannya. Namun perselingkuhan di zaman sekarang sudah semakin maraknya. Faktornya mungkin karena mufmdahnya kemajun teknologi ditambah dunia yang sudah tua sehingga manusia semakin tidak bermoral 

Kebanyakan korban perselingkuhan suami atau istri begitu sakit hati dan trauma. Padahal hal ini seharusnya sikapi dengan bijak dan patut berbahagia. Mengapa?

Ya, Allah sudah menunjukkan betapa buruknya sifat pasangan kita. Ketika sudah mantap mengucap janji suci malah ia tega melanggarnya dengan 'main cinta' dengan orang lain. Bisa jadi saat kita tahu mungkin akan sakit hati namun positifnya Allah membuka kebenaran tersebut 

Jika suatu saat pasangan Anda selingkuh (Naudzubilah), sebaiknya jangan larut dalam kesedihan karena kebahagian yang dulunya ada hilang begitu saja. Itu adalah cara Allah menunjukkan betapa buruk moral pasangan kita.
Berdoalah kepada Allah agar segera memberikan pengganti yang lebih baik dan lebih cocok. Sebab Allah menunjukkan kebenaran ini karena kita lebih pantas mendapatkan yang terbaik. Jika pasangan selingkuh, bukan berarti masa depan Anda hancur. Itu bukan akhir dari segalanya, tapi sesungguhnya itulah awal kebahagian yang baru sebenarnya.

Karena manusia diciptakan untuk dijadikan berpasang-pasangan dan yang lelaki baik hanya untuk perempuan baik-baikUntuk hal itu sudah sangat jelas diterangkan dalam Al Qur'an surat An Nur

اَلْخـَبِيـْثــاَتُ لِلْخَبِيْثـِيْنَ وَ اْلخَبِيْثُــوْنَ لِلْخَبِيْثاَتِ وَ الطَّيِّبَاتُ لِلطَّيِّبِيْنَ وَ الطَّيِّبُوْنَ لِلطَّيِّبَاتِ.

Wanita-wanita yang tidak baik untuk laki-laki yang tidak baik, dan laki-laki yang tidak baik adalah untuk wanita yang tidak baik pula. Wanita yang baik untuk lelaki yang baik dan lelaki yang baik untuk wanita yang baik. (Qs. An Nur:26)

Dengan sangat jelas diterangkan dalam ayat diatas. Memang Asbabun nuzul ayat diatas adalah untuk menunjukkan bahwa antara sayyidah Aisyah r.a. dan Sahabat Shafwan bin al-Mu’attal r.a. tidak terjalin hubungan terlarang dan untuk menjawab segala tuduhan keji kaum munafikin yang ditujukan kepada mereka.

Namun jika diawal pernikahan kita memang tidak bisa mengetahui betul bagaimana sifat pasangan kita. Mungkin perselingkuhan itu ditunjukkan oleh Allah agar kita tahu siapa pasangan kita. Masya Allah! [Radarislam/ Wb]

Loading...
Sukai Artikel ini

Share This !

Loading...
loading...