Ada Jamaah Kibarkan Bendera Indonesia Saat Masjid Al Aqsa Kembali Dibuka - Radar Islam
loading...

Ada Jamaah Kibarkan Bendera Indonesia Saat Masjid Al Aqsa Kembali Dibuka

Ada bendera Indonesia saat Masjid Al-Aqsa kembali dibuka, Radarislam.com ~ Setelah berkonflik lama dengan rakyat Palestina dan mendapat tekanan internasional, terutama dari negara Islam di belahan dunia, Israel akhirnya kembali membuka kawasan Bukit Kuil dan Haram al-Sharif, yang meliputi masjid Al-Aqsa, di Jerusalem, Jum'at (27/7/2017), hanya selang beberapa jam sebelum dilakasanakannya sholat Jum'at.

Dikutip Radarislam.com dari Daily Sabah (29/7/17), para jamaah dan peziarah (segala usia) kini sudah diperbolehkan memasuki kompleks masjid di Yerusalem Timur setelah Israel mencabut aturan pembatasan usia terhadap orang-orang di bawah 50 tahun. Menurut pejabat keagamaan setempat, sebanyak 10 ribu jamaah berhasil masuk ke dalam kompleks Masjid Al-Aqsa untuk menjalankan shalat Jumat.

Sebelumnya polisi serta tentara Israel menutup akses masuk ke tempat suci umat Islam ini bagi pria di bawah usia 50 tahun dan mengunci beberapa gerbang masuk. Kini ribuan orang Palestina telah kembali memasuki kompleks Masjid Al-Aqsha di Yerusalem Timur yang diduduki Israel. Tentara Israel pun sudah menyingkirkan semua detektor metal yang dipasang di semua pintu masuk ke kawasan Masjid Al-Aqsa.

Usai menjalankan ibadah sholat Jum'at, ribuan jamaah juga melakukan aksi protes di berbagai kota dan di Tepi Barat terhadap pemerintahan Israel yang telah melakukan pembatasan usia. Keputusan tersebut dianggap sebagai diskriminasi kepada umat Islam dalam menjalankan ibadah mereka.

Namun terdapat satu pemandangan unik di balik aksi tersebut, hal itu dikarenakan berkibarnya bendera Sang Saka Merah Putih di tengah kerumunan massa.

“Ada bendera Indonesia di tengah ribuan peserta aksi di Gaza, seusai shalat Jum'at, dalam aksi Bela Al Aqsha,” ujar Abdillah Onim, jurnalis Indonesia yang menetap di Gaza, Palestina, 27/7/2017 malam.

Dalam aksi tersebut, Polisi Israel menembakkan meriam dan gas air mata ke warga yang protes di Betlehem, dan polisi melakukan perjagaan yang ketat di dekat kompleks Masjid Al-Aqsa. Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan bahwa ada sekitar 225 orang yang terluka di Tepi Barat dan Yerusalem.

Israel juga melepaskan tembakan, menggunakan tameng berlapis baja dan menembakkan gas air mata di kerumunan. Dari kejadian tersebut, seorang pemuda tertembak mati oleh tentara Israel karena dituduh melakukan upaya penusukan di Bethlehem selatan dekat blok permukiman Gush Etzion.

Baca Juga:

Namun, menurut saksi bahwa tentara Israel menembaki Abdullah Taqatqa yang berusia 24 tahun saat dia berada 20 meter dari mereka. [Radarislam/ Ds]

Loading...
Sukai Artikel ini

Share This !

Loading...
loading...