Istri dari Zoya, Pria yang Dibakar Hidup-Hidup di Bekasi, Ia Sudah Melahirkan Prematur, Namun Kondisi Bayinya Memprihatinkan - Radar Islam
loading...

Istri dari Zoya, Pria yang Dibakar Hidup-Hidup di Bekasi, Ia Sudah Melahirkan Prematur, Namun Kondisi Bayinya Memprihatinkan

Istri Zoya melahirkan prematur, kondisi bayi memprihatinkan, Radarislam.com ~ Masih belum hilang di ingatan kita tentng nasib tragis pria bernama Muhammaf AL Zahra alias Zoya (27) yang tewas dibakar massa.

Pria yang berprofesi sebagai tukang servis amplifier ini tewas dibakar massa karena dituduh mencuri amplifier musala Kampung Muara Bakti RT 12/07, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada Selasa (1/8/2017). Zoya menjadi bulan-bulanan massa hingga tak berdaya hingga akhirnya ia dibakar hidup-hidup.

Kepergian Zoya dengan cara yang keji tentu membuat sang istri, Siti Jubaedah syok berat. Apalagi, saat itu Siti sedang hamil besar. Siti pun kalut dan stress ditinggal suami dengan cara yang tidak wajar. Kini, bayi yang ada di dalam kandungannya itu telah lahir. Namun kondisi bayinya sangat memprihatinkan.

Sebuah akun Facebook Infaq Dakwah Center mengunggah kisah kondisi bayi Almarhum Zoya dan Siti Jubaedah. Ternyata sang bayi menyusul sang ayah menghadap Sang Khalik.

Menurut akun tersebut, saat kejadian tragis yang menimpa suaminya, Siti Jubaedah tengah hamil enam bulan. Tapi salah seorang Relawan Infaq Dakwah Center (IDC) terkejut saat mendapat kabar bahwa Ibu Siti Jubaedah akan melahirkan.

Hal ini lantaran, usia kandungan Siti Jubaedah baru masuk delapan bulan. Tanpa pikir panjang, Relawan IDC pun sigap membantu mengurus persalinan Siti Jubaedah.
"Qadarullah wama sya'a fa'ala, ternyata bayi mungil yang diharapkan lahir dengan selamat, telah wafat di dalam kandungan.,Tadi Ibu Siti jalan jam 14.00 WIB ke Rumah Sakit Amanda dan ke Rumah Sakit Husada. Karena nggak ada ruang NICU terus dilarikan ke Rumah Sakit Medirossa, di situ juga nggak bisa. Terakhir ke Rumah Sakit Sentra Medika Cikarang. Masuk jam 16.00 WIB, ke ruang UGD. Jam 17.05 WIB bayinya lahir, tapi kondisi bayi sudah meninggal di dalam kandungan,” tulis akun tersebut.

Siti Jubaedah tentunya merasa berduka atas musibah yang dialami kedua kalinya itu. Dengan nada lemah saat menjalani perawatan di rumah sakit, Siti Jubaedah mengaku telah mengikhlaskan puteri kecilnya menghadap Allah Ta’ala.
“Saya mulesnya sudah dari semalam sebetulnya. Tapi memang seperti ada yang beda, ternyata bayi saya sudah meninggal di dalam kandungan. Sekarang ini usianya baru delapan bulan. Tadi juga tetangga yang bawa ke rumah sakit,” ungkap Siti Jubaedah.

Saat ditanya, siapakah nama si jabang bayi, Ibu Siti Jubaedah menjawab namanya Zahra Aulia, beratnya 2,3 Kg, jenis kelaminnya perempuan.

Relawan IDC pun turut membantu proses pemakaman bayi Zahra Aulia dan mengurus perawatan Ibu Siti Jubaedah di rumah sakit. Seluruh biaya pengobatan, pembelian kain kafan untuk mengurus jenazah dan lain-lain ditanggung oleh IDC, yang saat ini mencapai Rp 1.300.000,- (satu juta tiga ratus ribu rupiah).

"Semoga kelak si jabang bayi, dengan rahmat Allah, memberikan syafaat bagi kedua orang tuanya di akhirat kelak, sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam," tulis akun tersebut.
Dari Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَا مِنَ النَّاسِ مِنْ مُسْلِمٍ يُتَوَفَّى لَهُ ثَلاَثٌ لَمْ يَبْلُغُوا الْحِنْثَ ، إِلاَّ أَدْخَلَهُ اللَّهُ الْجَنَّةَ بِفَضْلِ رَحْمَتِهِ إِيَّاهُمْ

Tidaklah seorang muslim yang ditinggal mati oleh tiga anaknya, yang belum baligh, kecuali Allah akan memasukkannya ke dalam surga dengan rahmat yang Allah berikan kepadanya.” (HR. Bukhari 1248 dan Nasai 1884)

Dalam hadits yang lain, dari Mu’adz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu, Nabi Shalallahu alaihi wa Sallam bersabda,

وَالَّذِيْ نَفْسِيْ بِيَدِهِ إِنَّ السِّقْطَ لَيَجُرُّ أُمَّهُ بِسَرَرِهِ إِلَىْ الجَنَّةِ إِذَا احْتَسَبَتْهُ

Demi Dzat yang jiwaku berada di tangannya, sesungguhnya janin yang meninggal/keguguran akan membawa ibunya ke dalam surga dengan ari-arinya apabila ibunya bersabar (atas musibah tersebut).” (HR Ibnu Majah 1609 dan dihasankan al-Mundziri serta al-Albani).

Kabar meninggalnya anak Zoya dan Siti pun mengundang banyak.simpati netizen.

"Innalilahi wa inna ilahi rojiun..turut berduka cita.Semoga debay zahra mndapat tmpt terindah dan terbaik di sisi Alloh SWT dan ibu serta keluarga yg ditinggalkan diberi kesabaran,keikhlasan dan ketabahan.Amiinn," komentar Widya Lilik.

"Innalillahi wa inna ilahi rojiun, turut berduka cita semoga dd bayi bahagia di syurga dan ibunya di berikan ketabahan. Amiiin...yra," tulis akun Linda Nurul.

"Astagfirulloh...ya alloh inget bayi qu 7bln lalu meninggal di dlm kandungan juga sedih rasa'y kehilangan darah daging yg qt dambakan tp alloh lebih syg kpd'y...semoga org tua,keluarga yg ditinggalkan di beri kesabaran yg seluas2'y dan malaikat kecil tak berdosa bisa menjadi penolong org tua'y kelak..Aamiin yra," sambung akun Nurmala Sari.

"Innalillahiwainnailaihiroji'un...  Ya Allah, smg Engkau gantikan segala kesedihan & ujian yg di alami beliau dgn kebahagiaan & pahala di Dunia/di Akhirat... Smg Beliau selalu sabar & ikhlas atas segala Takdir dr Mu, aamiin," ujar akun Dian Ummu Salman.

"Innalillahiwainailaihirojiun,,,trt brdka cita ats mnngglny sang ank.mdh2n ibu sll diberi kshtn,ketabhan dn kesabran...aamiin," imbuh akun Rumsih Ibunya Lian.

Baca Juga:

Bagaimana tanggapan Anda? [Radarislam/ Tn]

Loading...
Sukai Artikel ini

Share This !

Loading...
loading...