Coblos Ulang, Anis-Sandi Berbalik Unggul Kalahkan Ahok-Djarot Di TPS 01 Kemayoran - Radar Islam
loading...

Coblos Ulang, Anis-Sandi Berbalik Unggul Kalahkan Ahok-Djarot Di TPS 01 Kemayoran



Radarislam.com ~ Dari hasil rekapitulasi suara pada pemungutan suara ulang di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 01 Kelurahan Utan Panjang, Kemayoran, Jakarta Pusat. Terjadi perubahan perolehan suara.

Pada rekapitulasi suara, Minggu (19/2/2017), pasangan calon gubernur-wakil gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan tiga, Anies Baswedan-Sandiaga Uno, unggul dengan perolehan 134 suara.

Anies-Sandiaga mengungguli dua pesaingnya, yaitu Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni dengan perolehan 15 suara dan pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat sebanyak 104 suara.

Padahal, dalam pemungutan suara yang digelar pada 15 Februari, pasangan Basuki-Djarot mengungguli pasangan Anies-Sandiaga. Saat itu Basuki-Djarot mendapatkan 198 suara, sedangkan Anies-Sandiaga sebesar 177 suara.

Adapun Agus-Sylviana tetap berada di posisi ketiga dengan perolehan suara sebanyak 62. Hasil itu disambut gembira oleh pada pendukung Anies-Sandiaga. Mereka langsung bersorak kegirangan sambil menyanyikan lagu-lagu dukungan untuk Anies Sandiaga.

"Anies-Sandiaga nomor tiga, selalu di hati," teriak warga seperti dikutip Radarislam.com dari laman Kompas.com, Minggu, 19/02/2017.

Saat pencoblosan ulang hari ini, warga yang menyampaikan hak suaranya tak sebanyak pada 15 Februari. Pemungutan suara ulang hari ini diikuti 257 pemilih dari total 601 daftar pemilih tetap (DPT) di TPS 01. Sedangkan pada pemilihan sebelumnya, ada 442 pemilih yang menyalurkan hak suaranya.

Sebab Terjadi Perubahan Perolehan Suara

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Hadar Nafis Gumay mengatakan, perubahan hasil rekapitulasi suara bisa dan biasa saja terjadi saat pemungutan suara ulang dilakukan di sebuah tempat pemungutan suara (TPS) atau wilayah.  Hal itulah yang terjadi saat pemungutan suara ulang dilakukan di TPS 01 Utan Panjang, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (19/2/2017).

Pada pemungutan suara hari ini, pasangan calon gubernur-calon wakil gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan tiga Anies Baswedan-Sandiaga Uno mengungguli pesaingnya, pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat. Padahal pada pemilihan yang digelar 15 Februari, pasangan Basuki-Djarot unggul dari Anies-Sandiaga.

"Saya kira bahwa itu biasa terjadi.... Bahwa itu bisa saja terjadi ya dan ternyata terjadi," ujar Hadar di TPS 01, Jakarta Pusat, Minggu.

Menurut Hadar, berubahnya hasil suara disebabkan oleh berkurangnya partisipasi warga saat pemilian ulang. Pemungutan suara hari ini hanya diikuti  257 pemilih dari total 601 daftar pemilih tetap (DPT) di TPS 01. Pada pemilihan sebelumnya, sebanyak 442 pemilih menyalurkan hak suaranya.

"Saya kira mungkin akibat ketidakhadiran yang menurun misalnya. Tapi saya (kira), kita semua harus terima konsekuensi atas keadaan ini," ujar Hadar.

Berita Terkait:





Pemungutan suara ulang di TPS 01 Utan Panjang, Jakarta Pusat dikarenakan adanya temuan pelanggaran oleh Bawaslu DKI Jakarta. Bawaslu menemukan ada warga yang menggunakan formulir C6, tetapi formulir itu bukan miliknya. [Radarislam/ Kp]

Loading...
Sukai Artikel ini

Share This !

Loading...