Tukang Ojek Ini Jarang Dapat Penumpang Gara Gara Bungkusan yang Dibawanya, Begini Kisah Sedihnya - Radar Islam
loading...

Tukang Ojek Ini Jarang Dapat Penumpang Gara Gara Bungkusan yang Dibawanya, Begini Kisah Sedihnya

Radarislam.com ~ Ojek menjadi alternatif masyarakat jika membutuhkan jasa transportasi. Namun jika melihat seorang pria paruh baya yang berprofesi sebagai tukang ojek ini, pastilah Anda enggan menggunakan jasa ojeknya. Karena di motornya penuh dengan barang-barang yang disimpan dalam banyak kantong kresek.


Padahal pria yang dikenal dengan nama Kus tersebut sangat membutuhkan pelanggan untuk bisa bertahan hidup. Ia harus melawan kerasnya hidup di Ibu Kota Jakarta. Kus adalah seorang pendatang yang memutuskan untuk mengadu nasib di Kota Jakarta. Tak disangka, setibanya di Jakarta, penderitaan pun dimulai.

Mulai dari tak ada tempat tinggal, hingga sepi dari penumpang. Jakarta memang dikenal sebagai kota yang kejam bahkan katanya lebih kejam dari ibu tiri. Kus pun harus berjuang melawan ganasnya Jakarta. Sampai kisahnya menjadi viral di dunia maya. Akun @dihandyani jug turut mempublikasikan kisahnya. Berikut kisahnya yang dikutip Radarislam.com dari TribunnewsBogor.com dari akun tersebut:

Namanya Pak Kus, asal Jawa Timur. Tinggal seorang diri di Jakarta, tepatnya disepanjang jalan Masjid Cut Mutiah Menteng atau persis depan Bank Mandiri Cut Mutiah.
Sebenarnya hampir setiap hari saya lihat beliau duduk di atas motornya, berdiam diri, tidur, bicara seorang diri, bahkan terkadang terlihat beliau suka menyanyi di atas motornya.
Tadi sore, saya sempatkan diri utk sekedar mampir. Menegur sapa, dan memberikan sedikit rezeki yg saya punya, ya ala kadarnya.
Dari beliau saya diberitahu, kalau selama ini beliau hidup hanya bergantung pada motornya, yg bnyk org yg tdk mau memakai jasa ojeknya.
Dari beliau juga saya tau, kalau selama ini beliau tdk memiliki tempat tinggal di Jakarta. Tidur, makan, istirahat, beliau lakukan di atas motornya.
Kalaupun hujan, biasanya beliau berteduh di stasiun gondangdia atau Masjid Cut Mutiah.

Di foto ini mungkin kalian bisa lihat sendiri, tumpukan pakaian, botol minum hanya digantungkannya di atas motor.

Kondisi beliau pun sekarang ini sedang sakit. Mata sebelah kanan membengkak dan hanya ditutupi koyo.
Buat teman-teman yg kebetulan yg sedang berada di sekitar stasiun gondangdia, masjid cut mutiah dan sekitarnya, tolong dibantu bapak ini. Tolong bantu gunakan jasa ojeknya.

Bukankah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang melapangkan satu kesusahan dunia dari seorang Mukmin, maka Allâh melapangkan darinya satu kesusahan di hari Kiamat.

Barangsiapa memudahkan (urusan) orang yang kesulitan (dalam masalah hutang), maka Allâh Azza wa Jalla memudahkan baginya (dari kesulitan) di dunia dan akhirat”.

Demikian sharing saya ini. Semoga berkenan dan bermanfaat bagi yg membacanya. Aamiin #SayNoToNgemis #KitaPeduli #KetimbangNgemis #ketimbangngemisjakarta".


Ya tak ada salahnya kita memberikannya kesempatan untuk menggunakan jasanya. Dengan memakai jasa Pak Kus akan memberikan rejeki baginya sehingga ia bisa bertahan hidup di Jakarta. Juga bisa membantunya untuk menyembuhkan penyakit matanya.

Baca Juga:

Semoga ia diberikan rejeki yang berlimpah! [Radarislam/ Ps]

Loading...
Sukai Artikel ini

Share This !

Loading...